Top 5 MBBS university in Ukraine

PASSIVELIST – There are three different ways a student can get an IELTS waiver for studying in UK Universities.IELTS Waiver based on Higher Secondary Education English marks:

Depending upon the English marks achieved during Higher secondary education:

Universities in the UK will waive off IELTS. Required English marks will vary from University to University. The majority of the universities require 70+ English marks from CBSE/ICSE/ State Boards. Few universities require 80+ English marks & few 60+ English marks. Necessary marks in English in Higher secondary studies for a few top universities mentioned below.

IELTS Waiver based on Medium of Instruction:

If you have less than 60+ English marks in best university Egypt
higher secondary,Universities in UK without IELTS Articles here is the alternative to secure admission in UK universities. Certain universities will accept the Medium of Instruction (MOI) letter from your undergraduate institution if you are looking for entry into graduation. Usually, universities accept MOI if the student has completed his graduation within the last two years, and the language of instruction during undergraduate has to be English. Few universities will accept students who have completed their undergraduate within the previous five years.

IELTS Waiver based on Self Language Assessment Test:

There are few scenarios where a student has low English marks during higher secondary and good English language skills. For these scenario students has to clear the English language assessment test conducted by the university online. The test consists of checking the proficiency of the student in 4 skills. Those are Reading, Writing, Listening & Speaking.

Top 20 Universities in the UK without IELTS

  1. Nottingham Trent University-12th Rank2.Glasgow Caledonian University-14th Rank3. Coventry University-15th Rank4. University of Birmingham-16th Rank5. University of York-20th Rank6. University of Portsmouth-21st Rank7. University of Bristol-23rd Rank8. University of Surrey-26th Rank9. University of Dundee-29th Rank10. Oxford Brookes University-33rd Rank11. Staffordshire University-37th Rank12. Royal Holloway University, London-42nd Rank13. University of Huddersfield-43rd Rank14. Liverpool Hope University-43rd Rank15. University of Stirling-45th Rank16. Northumbria University, Newcastle-47th Rank17. Kingston University, Newcastle-48th Rank18. University of Liverpool-50th Rank19. University of Strathclyde-51st Rank20. Queen’s University Belfast-53rd Rank

Some more universities in the UK without IELTS

Anglia Ruskin UniversityBangor UniversityBirmingham City UniversityBournemouth UniversityBrunel UniversityCardiff Metropolitan UniversityCity University LondonDe Mont Fort UniversityEdinburgh Napier UniversityHeriot-Watt UniversityLeeds Beckett UniversityLondon South Bank University, LondonManchester Metropolitan UniversityNewcastle UniversityPlymouth UniversitySheffield Hallam UniversityTeesside UniversityUlster UniversityUniversity of BedfordshireUniversity of BradfordUniversity of Central LancashireUniversity of East LondonUniversity of EssexUniversity of HertfordshireUniversity of LeicesterUniversity of RoehamptonUniversity of SalfordThe University of West of ScotlandUniversity of WestminsterUniversity of Wolverhampton

Study in the UK in the second most preferred foreign education destination in the world, just after the United States. The education system is here the testimony of the time. Universities like Cambridge have shaped modern education we receive today. For more information, you can reach us at AOEC…

Ditulis pada Uncategorized | 8 Komentar

Gaji 5 Juta Bisa Nabung? dengan Cara Ini!

Passivelist – Menabung sebaiknya tidak menyisihkan dana dari pendapatan, tetapi membuat anggaran tersendiri sejak awal bulan. Ketahui rahasia cara menabung untuk Anda yang memiliki gaji 5 jutaan di sini.

Adanya resesi keuangan sangat mungkin memengaruhi Anda dan berdampak pada berkurangnya pemasukan keluarga. Bisa nggak ya tetap konsisten menabung meski gaji hanya Rp5 juta?

Bahkan dalam kondisi seperti ini pun, Anda sebenarnya memiliki pilihan untuk menyimpan uang dengan cara menabung yang benar. Menabung bukan hanya bisa dilakukan oleh mereka yang berpendapatan besar. Menabung juga bisa dilakukan meski Anda berpendapatan Rp5 juta.

Dengan menabung secara rutin, #YakinBisa memiliki cadangan dana yang bisa digunakan dalam situasi darurat. Dengan gaji lebih terbatas, tentunya Anda harus memiliki cara menabung yang efektif dan efisien. Berikut beberapa tips cara menabung yang dapat Anda pertimbangkan guna bisa memiliki simpanan untuk kebutuhan sewaktu-waktu yang di luar dugaan.

Anggaran Awal Bulan

Apa yang Anda lakukan tiap kali mendapatkan pendapatan atau gaji pada awal bulan? Kebanyakan orang akan langsung membayar berbagai tagihan di awal bulan. Sisanya, mau tidak mau, harus mampu mencukupi berbagai kebutuhannya selama 30 hari ke depan. Padahal, ini sering kali tidak cukup dan terpaksa membuat Anda melakukan utang kembali.

Biasakan membuat anggaran pengeluaran tiap bulan. Tetapkan besaran tetap untuk ditabung setiap bulan sebelum membayar tagihan bulanan. Jumlahnya tidak perlu terlalu besar, tetapi hal ini penting dilakukan secara rutin setiap bulan.

Dari sana, Anda bisa mengatur pengeluaran bulanan lainnya selama sebulan ke depan. Tetapkan pos-pos pengeluaran rutin bulanan, seperti tagihan rumah, kartu kredit, dan pengeluaran belanja bulanan.

Menabung di Awal

Berapa pun besaran gaji yang diterima, akan sulit untuk menabung jika Anda melakukannya dari sisa pengeluaran pada akhir bulan. Sebaliknya walaupun gaji hanya Rp5 juta, Anda tetap bisa menabung jika mulai menyisihkan pada awal saat menerima gaji atau pendapatan.

Secara psikologis, manusia cenderung akan menggunakan uang yang dimilikinya untuk memenuhi berbagai hal, mulai dari hal yang dibutuhkan sampai yang diinginkan jika memiliki uang. Artinya, walaupun sebenarnya kebutuhan Anda sudah terpenuhi, akan sulit menyisihkan uang untuk ditabung sebab ada keinginan yang juga menuntut untuk dipenuhi.

Dengan menabung sejak awal, Anda memberi batasan kepada diri sendiri mengenai uang yang bisa dipakai untuk kebutuhan maupun keinginan. Cara ini pun akan membuat Anda menjadi pribadi yang lebih berkomitmen untuk menabung. Berapapun gaji yang Anda peroleh, biasakan sisihkan 20 persen ke anggaran menabung tiap awal bulan.

Sediakan Anggaran Untuk Kebutuhan Darurat

Anda mungkin sudah menganggarkan nominal tabungan tiap awal bulan untuk disisihkan. Namun ternyata di pertengahan bulan, ada suatu kebutuhan tidak terduga yang membuat Anda harus mengeluarkan uang lebih. Alhasil, uang yang tadinya hendak ditabung menjadi dialihkan untuk membayar kebutuhan yang muncul mendadak tersebut.

Kebutuhan mendadak memang tidak bisa diprediksi dan dapat terjadi pada siapa saja. Namun, bukan berarti Anda tidak dapat mempersiapkannya. Agar tidak merenggut dana tabungan yang sudah Anda persiapkan, baiknya Anda juga membuat anggaran jaga-jaga di awal bulan. Anggaran jaga-jaga tersebut di luar biaya rumah tangga dan kebutuhan rutin Anda.

Dibuatnya anggaran diharapkan dapat digunakan sewaktu-waktu apabila ada keperluan mendadak. Berdasarkan riset, sebaiknya kita memiliki tabungan dana darurat dengan nominal 3-6 kali dari kebutuhan bulanan normal.

Memiliki Rekening Terpisah

Sering kali Anda sudah merasa sukses ketika bisa menabung di awal bulan. Namun, ada kalanya dana yang sudah ditabung tersebut ternyata terpakai untuk memenuhi kebutuhan pada pertengahan atau akhir bulan. Padahal, sebenarnya masih ada dana lain yang dapat dipakai.

Hal ini sering disebabkan karena dana untuk tabungan masih digabung dengan dana untuk hal lainnya. Banyak orang yang menggunakan cara ini untuk menghindari kerumitan. Namun, cara ini sangat tidak efektif untuk mendukung perencanaan keuangan yang baik.

Dana tabungan Anda tidak akan berkembang karena akan sering terpakai untuk kebutuhan lainnya. Untuk menghindarinya, sebaiknya Anda punya 2 jenis rekening, yaitu rekening untuk kebutuhan harian dan rekening untuk menabung/investasi.

Ditulis pada Uncategorized | 5 Komentar